Jumat, 05 Juli 2013

Matahari Pagi ku kini tlah pergi

Matahari pagi yang saat ini ku kagumi kini tlah pergi. Menjauhi embun yang kini membeku. Kini embun beku tanpa cahaya matahari di pagi hari. Pernahkah kau berfikir sejenak tentang matahari pagiku? Ya dia sembunyi di balik awan hitam yang menerpa kesedihan dan kekecewaannya terhadap embun.

Kini embun telah membeku tanpa sinar Matahari pagi. Embun kini tlah sedih di tinggal matahari pagi. Embun pun tau, bahwa Matahati pagi masih memperhatikannya di balik awan hitam itu, namun Matahari pagi tidak berani mengatakan dan menemui embun.

Embunpun mengawali hari dengan kepalsuan, kesedihan, dan kebohongan. Embun berbohong dengan seluruh isi alam bahwa dia bahagia walau di tinggal Matahari pagi. Tapi dia tidak akan pernah bisa berbohong dengan Tuhan dan hatinya sendiri.

Kini embun sedih bila sendiri dan tiada kawan. Meskipun burung menemani nya di pagi hari. Namun embun tetap saja sedih. Dalam keramaian pun embun merasa sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar