Saat ku tatap indahnya pagi
Tak secerah waktu aku saat jadi milikmu
Tetesan embun mulai menyapa tubuhku
Saat itu aku meneteskan air mata
Entah mengapa dunia mulai tiada rasanya
Kejadian ini terulang kembali
Saat aku benar-benar menyayang dan mencintai
Awalnya aku takut, ternyata ketakutan itu sudah terjadi
Terjadi yang sudah ku duga namun tanpa arti
Kau tak memikirkan diriku
Hanya keegoisanmu begitu pula dengan ku
Kesalahan ku terlalu mencintaimu
Dan kata maaf yang terlontar dibibirmu
Kini ku coba untuk pahami dan mengerti
Arti kisah yang tak ada arti
Hanya keluh kesah yang terjadi
Dan akhiri kisah dengan rasa mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar