Jumat, 26 September 2014

Finally

Akhirmya aku menemukan sebuah jawaban dari hati kecilku sendiri. Saat dimana otakku dengan sombongnya mengatakan itu "Tidak Benar". Detik ini semua pertanyaan yang tersirat didalam hati sudah terjawab dengan indahnya. Dihiasi dengan bunyi detik jam yang tak seirama dengan detak jantungku yang lebih cepat, hmmm mungkin sekitar 1:5 detik. Seperti rumus pelajaran geografi yang aku pelajari saat duduk dibangku kelas XII IPS sekarang. Yang dengan mudahnya mencari berapa jarak sebenarnya antara perasaan ku dan kamu. Simpel aja. Jarak perasaan ku ke kamu sekarang berusaha untuk menjauh hingga tak bisa diukur lagi.

Aku bingung menjelaskannya seperti apa rasanya jika menjalin suatu hubungan tanpa kejujuran. Ingin sekali aku teriak. Namun, tak ada guna aku berteriak saat dini hari seperti ini. Yang ada bukannya menyelesaikan masalah tapi nambah masalah karena diomelin sama orang tua.

Kecewa? Pasti lah, tapi air mata tak mampu lagi keluar membasahi pipiku yang manis ini hhe. Ya anggap aja kan kita hilaf. Mungkin aku tak ditakdirkan oleh Tuhan untuk bersamamu. Kini kedewasaan ku diuji, saat dimana aku bisa memilih mana yang buatku sukses dan mana yang buatku nista nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar