Selasa, 04 November 2014

Saat Kau dan Aku menjadi KITA

Sapa pembaca dulu, yakin lu neng ada yang baca artikel lu? Nggak sih hhe. Ya pastinya entar ada aja yang diem-diem ngebaca blog gue. Janga liat covernya doang.

Ketika kata tak mampu bicara lagi, sebuah senyuman hanya tersirat diraut wajah. Entah ku tak mengerti. Rasa cinta kini mulai menggerogoti hati dan merusak sistem kerja otak kiri. Mulai melangkah tak pasti. Dan henti!

Saat aku dan kamu menjadi kita. Tak ada lagi yang diragukan dalam senja. Tak adalagi luapan emosi yang hampa. Tak adalagi derita dan nista. Tak ada lagi bisu dalam teriknya. Tak adalagi cinta dalam hatinya.

Hentakan kaki mulai menggoyangkan asmara menjadi nestapa. Merombak kasih menjadi luka. Dan menghapus rasa menjadi hampa.

Kita bukan sebuah figura yang akan dipajang didinding. Bukan sebuah film yang akan ditayangkan. Bukan sebuah komedi yang akan dimainkan. Tapi kita adalah 2insan yang sedang memadu asmara. Dan akan memutuskan rasa yang tertunda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar