Rabu, 01 Januari 2014

Sosial Media




Disini aku bercerita tentang kisah hidupku sendiri. Di mana aku menjalani sebagai seorang remaja seperti remaja yang lainnya. Mulai dari bergaya di sosial media yaitu contoh nya twitter, facebook, wechat, instagram,BBM for Android serta blogger ini. Yang sering menjadi kesibukkan ku setiap hari dan selalu membuat kedua orangtua ku jengkel dengan sikapku ini. Aku tau dunia maya sangat dekat dengan ku dan menjadi bagian dari hidupku. Sehari saja tanpa memegang yang namanya gadget ini aku bisa gelisah, dan sehari saja tanpa update status mungkin aku merasa kurang update dari teman-teman ku di dunia maya.
Dunia maya memang indah bagi remaja seperti ku ini, cari teman lewat sos-med, gebetan, hingga pacar sekalipun. Positifnya dunia maya memang mendekatkan orang yang jauh dari kita hingga terasa dekat, memudahkan saling tukar-menukar informasi hingga curhat-curhatan, dapat belajar dengan mudah dan bisa mendapat sumber pembelajaran yang layak. Tapi dampak negatifnya juga ada, yaitu menjauhkan orang yang dekat dengan kita. Karena kita sering keasikan dengan dunia maya hingga kita lupa dengan orang sekitar kita. Bisa juga kita sering melalaikan tugas yang kita emban sebagai remaja salah satunya belajar. Kita bisa lupa waktu kalau sedang main internet. Kadang-kadang sholat pun kita tinggalkan demi mau eksisnya di dunia maya. Dan juga kalau tidak hati-hati kita bisa menjadi korban penipuan, pelecehan, pencurian, sampai pembunuhan. Makanya kita harus pintar-pintar mencari dan memilih teman di sos-med, jangan sampai kita kecurian dalam hal sepele namun nanti berdampak besar.
Sekarang kita perlu waspada terhadap dunia maya, karena zaman semakin canggih. Jangan mudah percaya dengan orang yang kamu kenal melalui sos-med, karena mereka bisa saja menjebak kita dan ingin mencelakakan kita. Apalagi kamu hanya mengenalnya lewat foto dan tentang dirinya melalui media masa. Itu sangat berbahaya sekali bagi kita para remaja apalagi perempuan. Kita harus jeli terhadap orang yang tidak kita kenal. Intinya adalah kita harus berhati-hati dan menyadari bahwa dunia maya bukan dunia asli kita. Dunia maya hanya tempat dimana orang-orang mencari informasi tentang kabar berita yang jauh dari tempat tinggalnya, tanpa harus terjun keTKP berlangsung.
Sekarang aplikasi mulai canggih contoh nya saja aplikasi camera yang membuat wajah asli menjadi berubah 360 derajat. Hingga editting foto yang sangat menakjubkan dari hasil aslinya. Dengan aplikasi tersebut dapat mengecoh kita yang melihat nya. Apakah benar dia secantik dan setampan yang ada dalam foto tersebut? Kadang kita pun tak bisa mengetahui nya. Karena kita masih remaja, dan ego nya kita masih sangat labil untuk berfikir jernih. Sekarang banyak kasus yang terjadi di Indonesia tentang kejadian pelecehan seksual dan apapun itu berhubungan dengan remaja perempuan saat ini.
Saya merasa gelisah atas konten pornografi yang masih ada di internet. Saya ingin sekali para remaja yang berumur di bawah 17 tahun untuk tidak membuka link tersebut. Karena akan menyebabkan kerusakan pada sistem kerja otak yang masih bekerja baik saat umur pertumbuhan seperti aku ini contohnya. Namun apa yang terjadi di Indonesia remaja nya sudah mulai menganggap hal yang bisa tentang menonton film blue tersebut. Karena difikirnya dia sudah dewasa dan menganggap itu sebagai pembelajaran yang harus mereka pelajari dan mereka praktik kan dengan pacar nya sendiri. Astagfirullah, jauhkan bala itu dari hamba dan remaja saat ini ya Allah buatlah mereka sadar dan jangan melakukan hal seperti itu lagi. Mungkin karena sekarang faktor negara Barat mulai memasuki Indonesia jadi remaja nya mulai berani melakukan hal yang di anggapnya gampang.
Saya semakin takut dengan Dunia ini, banyak anak-anak di bawah umur yang diperkosa dan pelecehan seksual, pelakunya sering terjadi keluarga dekatnya. Ada juga yang tega Ayah nya yang memperkosa anak kandung nya sendiri hingga beberapa kali dan akhirnya dia melahirkan anak sekaligus adik kandungnya. Nauzubillah, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. Amin ya Rabb.
Sosial media juga dapat memberikan ketidak nyamanan seseorang karena ada yang tidak suka dengan dengan orang lain di sindir melalui media masa dan mempermalukan orang tersebut. Seperti dia merasa benar saja. Saya sendiri pun mengalami itu, di caci dan mencaci, di elu-elukan dan mengelu-elukan, dihina dan menghina serta saling merendahkan seseorang. Karena media masa sungguh mengasyik kan dari pada dunia nyata ini. Tapi kita juga harus waspada terhadap dunia maya jangan sampai kita terlena hingga mengabaikan orang sekitar dan kewajiban kita.
Apa kalian mau cantik? Masih merasa dirimu cantik? Cantik paras itu tidak selamanya membuat kita merasa bahagia dan aman. Justru orang cantik lah yang banyak menjadi korban kejahatan. Contohnya saja dia cantik, terus ada lelaki yang ngajak ketemuan lewat sos-med. Dia mau di ajak ketemuan karena terkecoh dengan foto palsunya. Kemudian apa yang terjadi? Kalian renungkan lah sendiri. Masih bagus kalau bertemu dengan orang yang baik, kalau sebaliknya? Makanya hidup cantik itu nggak enak, banyak orang cantik diluar sana meninggal secara tragis.
Kecantikan paras tidak selamanya juga. Coba kalian lihat perempuan malam disana? Mereka semua cantik dan seksi. Tapi apa yang mereka lakukan demi mendapatkan rupiah? Memuasakan nafsu birahi para lelaki hidung belang. Mereka tidak bisa memanfaatkan kecantikan nya untuk hal yang wajar. Contoh nya saja menjadi model tapi model disini harus yang wajar juga, jangan sampai pula menjadi model majalah pria dewasa. Jadi jangan lah kamu berbangga hati memiliki wajah cantik, karena wajah cantik sangat rentan untuk menjadi korban kejahatan jika kita tidak berhati-hati dan menjaga diri kita dari fitnah dunia.
Sebenarnya saya juga bingung, artikel yang saya tulis ini kesimpulannya apa. Yang pasti saya cuma menyarankan. Berhati-hati lah dengan dunia maya karena dunia maya sangat indah bagi para remaja seperti saya ini. Dan juga jangan cepat percaya dengan orang yang baru kita kenal, bahkan kita juga berhati-hati dengan orang yang dekat dengan kita sekalipun. Dan selalu berdo’a kepada Tuhan untuk lindungannya. Karena kita punya agama masing-masing dan berkeyakinan masing-masing. Dunia ini keras bung jika kita terlalu lunak dengan dunia. Dan dunia ini lunak jika kita keras dengan dunia. Maaf jika ada anda semua merasa tersinggung. Tapi inilah saya menyampaikan apa yang ada di fikiran dan dilakukan dengan tangan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar